Iskandarsyah Bakri mewakili Aceh IT Center (AITC) mengatakan, melihat laju pertumbuhan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Aceh, maka pihaknya sangat berinisiatif menyelenggaran Workshop tersebut yang diterutama sekali ditujukan ke pada para guru yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Aceh IT Center (AITC) sebagai salah satu lembaga terdepan dalam pelatihan TIK, menilai bahwa TIK ini merupakan sarana penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
"Hal ini pada dasarnya disadari oleh semua pihak termasuk para guru. Namun, terbatasnya aksesibilitas para guru ke teknologi ini menjadi kendala yang perlu segera diatasi," katanya dalam siaran pers yang diterima wartawan, Minggu (19/12).
Dikatakan, alasan akan digelarnya kegiatan ini dimulai dari sewaktu Wapres Budiono ke Aceh (tgl Des 5, 2010). Saat itu, Guru menanyakan langsung ke Wapres tentang bagaimana mendapatkan kemudahan kredit bagi guru-guru Aceh untuk membeli laptop.
Beranjak dari permasalahan tersebut, Lembaga Aceh IT Center berinisiatif menyelenggarakan workshop TIK untuk para guru mulai tanggal 23 sampai dengan 24 Desember 2010 bertepatan dengan hari ibu akan mengusung tema; "Guru Era Baru; Satu Guru, Satu Ibu, Satu Laptop".
“Para siswa dan murid di Aceh saat ini sudah cukup familiar dengan TIK sementara para guru masih banyak yang belum punya akses ke komputeran," ujarnya.
Konsultan AITC, Fathurrahman Anwar mengatakan, jaringan bisnis (business net) yang dinisiasi Lembaga Aceh IT Center ini bermanfaat bagi berbagai pihak.
Dengan membangun aliansi strategis semacam ini, pihak swasta yang terlibat akan dapat menekan banyak biaya, terutama biaya operasional dan marketing.
"Hal ini akan memungkinkan mereka menawarkan produk dengan harga lebih murah yang tentunya akan sangat membantu para konsumen yang dalam hal ini adalah para guru.
Kegiatan ini juga mendapatkan sambutan hangat dari berbagai pihak termasuk Dinas Pendidikan Aceh dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Kota Banda Aceh.
BPPT (Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi) sendiri, akan medukung dengan mengirimkan pembicara khusus terkait dengan pengembangan TIK di Indonesia.
Dukungan yang serius juga ditunjukkan oleh pihak perusahaan Acer dan Intel. Dipastikan kegiatan workshop kali ini akan dihadiri oleh jajaran Direksi Intel dan Manajemen Acer Indonesia.
Selain dari itu, Iskandarsyah menambahkan, selain menyelenggarakan workshop, lembaga AITC juga akan memfasilitasi para guru dan pegawai negri sipil lainnya untuk memperoleh training TIK serta fasilitas kredit.
Salah satu upaya yang dilakukan AITC adalah dengan menggandeng sektor swasta seperti PT Sumatra One sebagai reseller Acer di Aceh, Logikreasi sebagai computer IT distributor, Adira Finance, FIF Spektra, dan PT Bank Aceh Syariah sebagai perusahaan perkreditan dan PT Telkom sebagai penyedia layanan internet.
Pada kesempatan yang sama juga akan diluncurkan portal untuk guru di Aceh www.guruindonesia.com. Portal tersebut dimaksudkan untuk komunikasi untuk antara para guru dan siswa yang ada di Indonesia dan Aceh khususnya dalam berbagi informasi menyangkut system pembelajaran dan materi pelajaran di seluruh daerah di Indonesia.
Para guru juga bebas menyampaikan pesan, kurikulum belajar, pekarjaan rumah (PR), dan pendapat-pendapat lainnya pada portal yang dimaksud secara publik atau pribadi. (riandi armi)